Kisruh dengan China, Ini Deretan Objek Wisata Menawan yang Ada di Pulau Natuna

Belum lama ini publik ramai dihebohkan dengan klaim China atas Pulau Natuna yang berada di ujung utara Selat Karimata. Bahkan, Presiden Joko Widodo memastikan bahwa wilayah Natuna merupakan teritori NKRI sehingga tidak perlu lagi ada pihak yang meragukannya.

Pulau Natuna merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Di sebelah utara, Natuna berbatasan dengan Vietnam dan Kamboja, di selatan berbatasan dengan Sumatra Selatan dan Jambi, di bagian barat dengan Singapura, Malaysia, Riau dan di bagian timur dengan Malaysia Timur dan Kalimantan Barat. 

Natuna ini berada pada jalur pelayaran internasional Hongkong, Jepang, Korea Selatan dan Taiwan. Kabupaten ini terkenal dengan penghasil minyak dan gas bumi yang sangat melimpah ruah. 

Sebagai kabupaten kepulauan terluar Indonesia, Natuna memiliki sekitar 130 objek wisata. Sebagian besar merupakan objek wisata bahari dan situs bersejarah. Maka gak heran kalau wilayah ini begitu eksotis karena memiliki pesonanya sendiri. 

Lantas, apa aja sih objek wisata di kabupaten kepulauan ini? Mengutip pelbagai sumber yuk kita simak ulasannya berikut ini. 

1. Masjid Agung Natuna

Pulau Natuna
Masjid Agung Natuna (Bisnis Wisata)

Masjid Agung Natuna merupakan tempat beribadah umat Muslim yang terletak di Kabupaten Natuna, Indonesia. Masjid ini dibangun pada tahun 2007 dan selesai pada tahun 2009. Masjid ini merupakan bagian dari kompleks Gerbang Utaraku, kawasan yang dipersiapkan sebagai pusat pemerintahan dan bisnis Natuna di wilayah Ranai yang menjadi ibu kota Kabupaten Natuna, tidak hanya itu, masjid juga menjadi titik pusat kawasan tersebut.

Ornamen Masjid ini terinspirasi dari Alquran. Dengan bentuk kubah mirip Taj Mahal di India, menjadikan Masjid ini terbesar dan termegah di Provinsi Kepulauan Riau. Satu barisan shaf di dalam masjid ini cukup untuk memuat hingga 180 jemaah. Kubah Masjid yang memiliki ketinggian 17 meter ini melambangkan jumlah rakaat shalat dalam sehari.

2. Pulau Senua

Pulau Natuna
Pulau Senua, Natuna, Indonesia (Good News From Indonesia)

Senua atau Senoa merupakan pulau terluar yang terletak di perairan laut China Selatan dan berbatasan dengan Malaysia Timur. Pulau Senua ini terletak di ujung tanjung Senubing Tanjung Bunguran Timur, Natuna. Kata Senubing diambil dari bahasa setempat, artinya hamil. Legenda setempat mengatakan bahwa pulau ini merupakan reinkarnasi dari wanita hamil bernama Mai Lamah. 

Disini kamu bisa menikmati hamparan pasir putih yang sangat indah. Jarak dari desa Sepempang ke pulau Senua cukup dekat, hanya membutuhkan waktu 15 menit dengan menyewa perahu Pompong milik nelayan. Hanya saja harga sewa kapal nelayan cukup mahal yakni Rp 400 ribu untuk pulang pergi. 

Sepanjang perjalanan menuju pulau ini kamu bakal melihat jernihnya air laut sampai terumbu karang ikut terlihat. Belum lagi pemandangan Gunung Ranai yang megah nampak menarik dari kejauhan. 

Di pulau ini kegiatan yang bisa kamu lakukan adalah snorkeling untuk lebih mengeksplor keindahan bawah lautnya. Selain itu, ada sebuah gua tempat sarang walet yang langsung menghadap ke pinggir laut dan bisa kamu kunjungi. Jangan lupa untuk membawa perbekalan cukup saat datang ke pulau ini ya. Karena ini merupakan pulau tak berpenghuni yang masih sangat terjaga keasriannya. 

3. Taman Batu Alif

Pulau Natuna
Alif Stone in Natuna (Shutterstock).

Dari sekian banyak pantai cantik di Natuna, ada sebuah destinasi wisata yang menjadi ikon kota ini, apalagi lokasi ini cukup dekat dari kota, namanya Alif Stone Park. Pantai ini memang memiliki daya tarik tersendiri jika dibandingkan tempat wisata lain di Indonesia. Alif Stone Park memiliki sebuah taman yang luar biasa, bukan bunga, namun hamparan batu besar yang tersebar sepanjang pesisir pantai.

Taman batu ini berada di Tanjung Sulai, Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, Kepulauan Riau. Untuk menuju ke lokasi ini, kamu kira-kira akan menghabiskan waktu setengah hari dari Tanjung Pinang dengan menggunakan transportasi laut berupa kapal feri. Namun jika diakses dari Kota Ranai, jaraknya hanya sekitar 10 km dan paling hanya memakan waktu 10 sampai dengan 15 menit perjalanan darat saja. 

Taman dengan luas wilayah sekitar tiga hektar ini menyuguhkan ribuan batu yang berasal dari zaman prasejarah megalitikum yang tertata cantik di sepanjang tepian pantai. Destinasi wisata ini memadukan antara pantai berpasir putih, air yang jernih, serta hamparan batu granit raksasa. Dinamakan Taman Batu Alif karena ada salah satu batu yang menjulang ke atas seperti huruf alif dalam bahasa Arab, dan itu merupakan satu-satunya dari sekian banyak hamparan batu disini. 

Alif Stone Park atau Taman Batu Alif merupakan pilihan lokasi yang asyik untuk menikmati sore dengan pemandangan laut lepas. Di taman ini, kamu bisa mendapatkan sunset terbaik di Natuna lho. 

4. Sedanau

Pulau Natuna
Sedanau, Natuna, Indonesia (Halaman Kepri Blogspot)

Dari pelabuhan Binjai pulau Bunguran menuju Pulau Sedanau dapat ditempuh menggunakan feri cepat selama tiga puluh menit. Pelabuhan Binjai bukan pelabuhan besar. Hanya kapal-kapal ukuran 15 meteran yang bisa ditampung. Hanya ada satu kali penyeberangan ke Pulau Sedanau dalam sehari, setiap pukul 15.00. Begitu pula sebaliknya, dari Sedanau ke Binjai, setiap pukul 07.30.

Destinasi yang terkenal akan sebutan kota apung ini menyajikan pemandangan indah rumah-rumah di atas birunya air. Bahkan, Sedanau disebut-sebut sebagai Hong Kong-nya Natuna lho. Cekungan yang digunakan untuk menampung air ini menjadi spot yang sangat disukai wisatawan. 

Sedanau merupakan kota terbesar kedua setelah Ranai. Kota ini hampir 70 persennya adalah air. Kota ini berdiri di atas air laut. Disini juga merupakan pusat perdagangan yang menjual aneka barang. Meskipun pulau kecil namun tampak modern lho. 

5. Bukit Kapur

Pulau Natuna
Bukit Kapur, Natuna, Indonesia (Youtube)

Wisata Bukit Kapur terletak di Desa Ceruk Kecamatan Bunguran Timur Laut. Untuk mencapai ke tempat ini, kamu memerlukan waktu selama satu jam perjalanan. Pasalnya trek Desa ceruk menuju lokasi wisata cukup ekstrem. Ada baiknya kamu membawa perbekalan cukup seperti makanan dan minuman. 

Kawasan ini berada di atas bukit yang memiliki ketinggian sekitar 400 meter di atas permukaan laut. Objek wisata ini merupakan ide dari pemerintah desa setempat. Disini, kamu bisa melihat keindahan laut Pulau Natuna dari ketinggian dan mengabadikannya. Disini berbagai pendukung sarana pariwisata seperti puluhan payung, gazebo, serta jembatan kayu turut melengkapi keindahan kawasan ini. 

Nah itu tadi lima objek wisata di Pulau Natuna yang bisa kamu kunjungi saat berada disana. Jangan lupa ya terus lestarikan wisata negeri sendiri ke seluruh dunia. (Editor: Winda Destiana Putri).




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *