Makan Steak di Rumah Lebih Untung Lho! Ini 3 Alasannya

Hobi makan steak daging sapi? Restoran mana yang jadi favorit kamu? Apakah itu Holycow, Tokyo Skipjack, Tony Roma’s, atau Abuba saja? 

Bukan rahasia lagi bahwa hidangan seonggok daging yang disajikan dengan kentang dan sayuran ini sangat menggugah selera. Tapi tentu saja bikin kantong bolong, apalagi jika makannya di tanggal tua.

Harga hidangan yang satu ini memang cukup mahal. Paling murahnya mungkin Rp 80 hingga 90 ribuan, itu juga dagingnya cuma 200 atau 150 gram. 

Tapi percaya gak percaya lho, dengan membuat hidangan steak di rumah jelas bisa menghemat pengeluaran. Selain itu, steak yang kamu masak sendiri “pasti lebih enak” ketimbang di resto-resto terkenal. 

Buat kamu yang hobi makan steak, mungkin ada baiknya untuk mengetahui beberapa alasan kenapa kamu harus belajar bikin hidangan ini sendiri di rumah. Yuk simak ulasannya.

1. Bikin steak itu gampang

Makan Steak

Bikin steak itu mudah (SHutterstock).

Rasanya memang enak, tapi jangan heran kalau menu daging sapi ini ternyata bisa dibuat dengan cara yang sangat mudah. Tutorial membuatnya juga sudah tersedia di Youtube.

Modalnya cuma daging, butter atau mentega, lada hitam, bawang, minyak dan garam. Udah itu aja juga bisa.

Prosesnya pun sangat mudah, kamu bisa masak sesuai dengan keinginanmu. Mau medium rare, medium, medium well, atau well done, terserah sesuai selera.

Untuk memasaknya kamu gak perlu grill atau alat barbekyu seperti bule-bule. Dengan wajan penggorengan saja juga sudah bisa kok. Daripada makan steak di resto melulu, coba deh ke dapur untuk mengkreasikan steakmu sendiri. 

2. Sirloin 200 gram itu Rp 30 ribuan

Makan Steak

Steak Sirloin (Shutterstock).

Harga daging steak yang kamu makan di resto itu, sejatinya bisa ditukar dengan banyak daging mentah! Mungkin harga Rp 90 ribu cuma dapat satu porsi steak, sayur, dan kentang bukan? Tapi bayangin saja kalau uang sebesar itu dibelikan sirloin, tentu kamu bisa dapat 600 gram!

Sejatinya, untuk membuat steak mewah dengan cita rasa yang mantap ya beli saja daging wagyu premium yang harganya Rp 100 ribuan.

Dijamin, harga itu gak pernah bohong apalagi kalau soal daging. Dengan bujet mahal, daging yang kamu dapatkan tentu punya cita rasa yang luar biasa!

Kalau makannya di restoran, belum tentu daging yang kamu makan adalah daging yang sesuai dengan harganya. Kamu juga gak lihat kan gimana proses masaknya, jangan-jangan malah daging murah yang dia masak buat kamu.

3. Makan steak di restoran bukan cuma bayar makanan dan minuman

Makan Steak

Makan steak di restoran itu mahal (Shutterstock).

Nah ini dia yang paling penting untuk diketahui para pecinta steak. Bukan pecinta steak doang sih tapi yang hobi jajan di luar. 

Sejatinya kita semua sering terkecoh dengan harga yang tertera di menu, dan kita juga sudah tahu sama hal yang satu ini.

Makan di resto ya sudah pasti bakal bayar pajak dan biaya layanan juga bukan? Kadang jumlahnya bisa di atas 10 persen dari total hidangan yang kita santap!

Itulah tiga alasan kenapa lebih baik bikin steak sendiri di rumah ketimbang makan steak di resto. Tertarik mencoba? (Editor: Winda Destiana Putri).




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *