Menyelam Hingga Bermain Ubur-Ubur tak Bersengat, Ini 11 Objek Wisata di Kalimantan Timur

Menyelam Hingga Bermain Ubur-Ubur tak Bersengat, Ini 11 Objek Wisata di Kalimantan Timur – Apa aja sih wisata yang ada di provinsi yang sebentar lagi akan menjadi ibukota Indonesia ini, yuk kita simak.

Baca juga: Sah Jadi Ibu Kota Baru Indonesia, Ini Potensi Kalimantan Timur dalam Angka…

1. Pulau Derawan

Wisata Kalimantan Timur
Pulau Derawan, Kalimantan Timur (Shutterstock).

Melansir laman Traveloka, Kepulauan Derawan terkenal akan wisata baharinya. Salah satu destinasi wisata favorit di Derawan adalah Taman Bawah Laut yang menjadi favorit para divers.

Kepulauan ini terdiri atas empat pulau utama, yaitu Pulau Derawan, Pulau Sangalaki, Pulau Maratua, Pulau Kakaban, dan belasan pulau-pulau kecil lainnya. Keempatnya menyajikan keunikan tersendiri yang bakal membuatmu tak kehabisan aktivitas untuk menikmatinya.

Kamu bisa berenang bareng ubur-ubur jinak di Danau Kakaban, menyaksikan penyu-penyu bertelur di Pulau Bilang-bilangan, ataupun bersantai menikmati kombinasi menakjubkan dari panorama pantai pasir putih dan laut birunya.

Perjalanan menuju Derawan membutuhkan waktu yang cukup panjang karena kamu harus melalui jalur udara, darat, dan laut sekaligus. Walau begitu, panoramanya tidak akan mengecewakan.

Dengan laut berwarna emerald dan pasir yang bersih, membuat kamu seolah tidak berada di Indonesia. Belum lagi keindahan bawah lautnya, kamu bisa melihat beberapa hewan laut seperti ubur-ubur berenang bebas. Sudah pasti tidak akan kalah dengan Maldives.

Baca juga: Visit the Heart of Borneo Menjadi Momentum Kebangkitan Pariwisata Kalimantan

2. Gua Haji Mangku

Wisata Kalimantan Timur
Gua Haji Mangku (Indonesia Kaya).

Mengutip laman Indonesia Kaya, objek wisata yang satu ini memang masih jarang didengar. Berada di Pulau Maratua, Kepulauan Derawan objek wisata ini baru mulai ramai dikunjungi wisatawan sejak beberapa tahun ke belakang.

Lokasi gua ini berada di tengah-tengah hutan yang dikelilingi oleh pepohonan rimbun. Dimulai dengan trekking ringan melewati hutan kecil, kamu harus lebih ekstra hati-hati dalam memilih pijakan karena tipikal jalurnya yang berkarang tajam.

Sesampainya di lokasi setelah kurang lebih 10 menit berjalan melewati pepohonan rindang, kemudian tengoklah ke sisi bawah. Kamu akan disambut oleh bibir gua yang membentuk seperti kolam alami memanjang dengan airnya yang jernih berwarna kebiru-biruan.

Untuk memasuki gua berair payau ini, ada dua cara yakni loncat terjun langsung dari atas atau masuk dari mulut gua yang setengahnya sudah tertutupi air. Waktu terbaik untuk mengunjungi Gua Haji Mangku adalah di siang hari. Karena pada saat itu cahaya matahari akan masuk menyinari gua dan bahkan menembus hingga ke bagian dalam. Penampakan airnya pun akan terlihat lebih biru jika dibandingkan datang pada saat sore hari ketika matahari sudah hampir tenggelam.

Perjalanan dapat dimulai dari Pulau Maratua, karena lokasi Gua Haji Mangku lebih dekat diakses dari Maratua. Alternatif menuju lokasi Gua Haji Mangku ada dua cara yakni via darat dan via laut. Untuk alternatif pertama yakni jalur darat, kamu dapat menggunakan kendaraan bermotor dari Pulau Maratua menuju Desa Payung-Payung. Kemudian dilanjutkan dengan melakukan trekking ringan yang memakan waktu sekitar beberapa jam hingga sampai ke lokasi.

Untuk alternatif kedua, yakni via laut kamu dapat menyewa speed boat atau perahu milik nelayan lokal dengan waktu tempuh sekitar 20 menit lamanya dari Pulau Maratua. Sesampainya di pinggiran pulau (trekking point) yang berbatuan karang, kamu dapat melanjutkan perjalanannya dengan trekking ringan kurang lebih 10 menit saja untuk sampai ke area dekat bibir Gua Haji Mangku. Menariknya, disini kamu gak dipungut biaya masuk ke objek wisata tersebut.

3. Bukit Batu Dinding

Wisata Kalimantan Timur
Bukit Batu Dinding, Kalimantan Timur (Visit Kaltim).

Bukit Batu Dinding terletak di Desa Bukit Merdeka, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Nah, kalau kamu pengin datang ke sini, kamu bisa memulai petualangan dari Jalan Soekarno Hatta arah Balikpapan menuju Samarinda.

Menurut wisatawan yang sudah berdatangan ke lokasi ini, Bukit Batu Dinding ramai diperbincangkan karena desain alaminya menyerupai bentuk Tembok Besar di Cina. Wisata alam Batu Dinding ini berupa tebing bebatuan sempit dengan lebar kurang dari 1 meter.

Puncaknya pun sempit, hanya sekitar 5 meter. Jika dilihat dari kejauhan, bukit  ini berbentuk seperti punggungan dengan panjang sekitar 500 meter. Di sekeliling bukit terdapat hutan rimbun yang lebat. Pada bagian kiri kanan bukit berupa jurang dalam. Salah langkah sedikit saja, kamu bisa terjatuh!

Tapi tenang, jangan karena ekstrem lantas kamu jadi enggan datang kesini. Pasalnya, disana sudah ada puluhan guide lokal yang bakal mengatur dan mengawasi wisatawan agar tidak berdesak-desakan memasuki area puncak yang sempit. Baiknya, kamu datang ke lokasi ini saat musim panas. Dimana saat matahari terbit menjadi spot terbaik menikmati keindahan alam hutan Borneo dari ketinggian di Batu Dinding.

Jika kamu datang dari Balikpapan, tepat di kilometer 45, sebelah kiri jalan, terdapat sebuah gapura. Dari sana jalan masuk ke area obyek wisata ini. Untuk memasukinya, kamu harus membayar biaya retribusi sebesar Rp. 5000 saja. Sedangkan biaya parkir kendaraannya berkisar antara Rp. 2000 – Rp. 5000 tergantung kendaraan yang kamu pakai.

4. Bukit Soeharto

Wisata Kalimantan Timur
Bukit Soeharto (Okezone).

Banyak cerita mistis begitu kamu mencari nama ini di internet. Bukit Soeharto atau yang memiliki nama lengkap Taman Hutan Raya Bukit Soeharto ini sebetulnya adalah wilayah konservasi hutan. Sejatinya, tempat ini digunakan untuk melindungi pohon dan aneka satwa yang ada di sini dari kepunahan. Namun kondisi bukit Soeharto ini semakin mengenaskan karena banyaknya area yang dibakar, pohon ditebang, hingga banyaknya bangunan semi permanen yang berdiri di lahan seluas 61.850 hektare ini.

Menurut penduduk yang tinggal di sekitar Bukit Soeharto, kawasan ini sangat mencekam menjelang senja. Biasanya penduduk lebih memilih berada di dalam rumah ketimbang keluar dan mencari bahaya. Menurut mereka, kawasan ini banyak digunakan untuk membunuh penduduk zaman Jepang menguasai Indonesia.

Para romusha yang dipekerjakan di sini dibantai lalu mayatnya dibuang begitu saja di dalam hutan tanpa dikubur. Beberapa penduduk yang pernah melihat penampakan itu mengatakan bahwa hantu romusha sangat berbahaya dan kerap meminta tumbal.

Jika kamu ingin merasakan sensasi ini gak ada salahnya untuk sekedar lewat menjelang senja, tapi juga jangan terlalu gelap. Juga tetap berhati-hati agar tidak terjadi sesuatu yang membahayakan.

5. Danau Labuan Cermin

Wisata Kalimantan Timur
Danau Labuan Cermin (Indonesia Kaya).

Melansir laman Traveloka, Danau Labuan Cermin lahir dari perpaduan air tawar dan air laut. Bukan hanya berisi air berwarna biru yang tenang, kombinasi di atas juga menciptakan lapisan tipis yang menyerupai efek cermin!

Tak heran, perahu yang berada di atasnya akan tampak seolah-olah melayang. Jangan lupa rasakan kesejukan yang lahir dari kombinasi air tawar dan air lautnya untuk mengobati rasa lelah akibat perjalanan jauh yang sudah ditempuh berjam-jam.

Untuk bisa menikmati keindahan Danau Labuan Cermin, kamu bisa naik pesawat dan mendarat di Bandar Udara Berau. Setelah itu, lanjutkan perjalanan dengan menggunakan mobil sewa dari Berau ke Biduk-Biduk dengan waktu tempuh sekitar enam sampai tujuh jam. Sesampainya di Biduk-Biduk, lanjutkan perjalanan ke Desa Labuan Kelambu dan naik kapal yang tersedia dengan tarif Rp 100.000 menuju danau. Meski jauh, Danau Labuan Cermin bakal kasih momen perjalanan yang tak terlupakan sepanjang hidupmu.

6. Bukit Bangkirai

Wisata Kalimantan Timur
Bukit Bangkirai (Get Borneo).

Bertandang ke Kalimantan Timur belum lengkap rasanya jika belum jelajahi keelokan hutan tropis yang tersaji di Bukit Bangkirai. Hebatnya lagi, di sini kamu bisa menikmati lanskap hijau pepohonan dari atas jembatan yang tergantung 30 meter dari tanah dan menghubungkan beberapa pohon bangkirai! Bisa dibilang, jembatan gantung yang hanya mengandalkan tiang alami pohon dan besi baja untuk pengaitnya ini, bakal menguji nyalimu akan ketinggian!

Dari atas jembatan, pandangi hutan tropis yang hijau subur sambil mendengar kicauan burung dan jangkrik. Bila kamu beruntung, kamu bisa menemukan satwa liar, seperti tupai hutan atau owa kalempiau, sejenis kera berwarna abu-abu dan berlengan panjang, yang meloncati pohon demi pohon dengan mudahnya.

Sesekali, embusan angin sepoi-sepoi bikin jembatan sedikit bergoyang, dan tentunya bikin jantungmu berdetak lebih kencang. Tapi tak usah khawatir, jembatan ini sudah diberi pelindung berupa tali yang aman untuk dilintasi.

Objek wisata hutan yang berjarak 58 kilometer dari kota Balikpapan ini juga punya fasilitas bagi keluarga dan rombongan. Mulai dari berbagai aktivitas outbound, tempat bermain anak, lahan kemping, hingga penginapan berbentuk rumah panggung bagi kamu yang ingin merasakan sensasi bermalam di hutan.

7. Desa Budaya Pampang

Wisata Kalimantan Timur
Desa Budaya Pampang (Pemprov Kaltim).

Kalimantan Timur juga punya objek wisata budaya yang mampu perkaya wawasanmu akan Indonesia. Namanya Desa Budaya Pampang. Desa yang berjarak 40 kilometer dari kota Samarinda ini dihuni oleh 800 anggota suku Dayak Kenyah, salah satu suku Dayak yang melegenda karena ketangguhannya.

Setiap hari Minggu, tepatnya pukul 13.00 hingga 15.00 WITA, kamu bisa menyaksikan delapan pertunjukan seni tari khas Dayak yang dipertunjukkan di lamin. Lamin merupakan rumah adat dari Kalimantan Timur. Pertunjukan yang disajikan seperti tari Nyelamai Sakai atau tarian menyambut tamu, tari Ajay atau tarian perang, hingga tari Enggang Terbang dan tari Berburu. Jangan heran bila tak sedikit dari mereka yang memiliki telinga panjang dan kulit yang dipenuhi tato. Hal ini sudah menjadi identitas suku Dayak serta mengandung makna religi dan sosial yang dalam.

Mau kasih cinderamata untuk orang tersayang? Jangan lupa membeli suvenir khusus yang dibuat oleh gadis Dayak Kenyah. Gelang, kalung, dompet, dan tas yang terbuat dari manik-manik dan bambu menjadi komoditas primadona bagi pelancong yang datang kemari.

8. Taman Batu Sembinai

Wisata Kalimantan Timur
Taman Batu Sembinai (Phinemo)

Kalau kamu tahu dan sudah pernah ke Stone Garden yang ada di Jawa Barat, nah objek wisata ini hampir sama. Kawasan wisata alam ini merupakan tebing yang dikelilingi hutan rimba. Kalau kamu ingin menikmatinya, diperlukan pendakian yang cukup menguras tenaga.

Kamu harus melewati jalanan berkelok, trekking yang menguras tenaga, namun terbayar lunas dengan keindahan yang tiada tara. Untuk sampai ke puncak bukit, dibutuhkan waktu kurang lebih satu jam perjalanan.

Jangan lupa persiapkan perbekalan seperti air minum, makanan ringan, obat-obatan bila dibutuhkan, webbing bagi kalian yang ingin menggapai puncak bebatuan tertinggi, dan tentu saja guide warga lokal supaya tidak tersesat.

Melansir laman Phinemo, jika perjalanan dimulai dari Balikpapan, lanjutkan perjalanan menuju Tana Paser, Kab. Paser. Dari Tana Paser lanjutkan perjalanan menuju Batu Kajang, dilanjutkan ke Masjid Jami As-Salam. Dari sana, ikutilah petunjuk jalan menuju wisata alam Batu Sembinai.

9. Danau Kakaban

Wisata Kalimantan Timur
Danau Kakaban (Shutterstock).

Danau ini berbeda dengan danau pada umumnya, danau Kakaban terletak di tengah pulau. Danau ini terletak di kepulauan Derawan Kabupaten Berau Kalimantan Timur. Danau Kakaban ditempuh sekitar 30 menit dari pulau derawan menggunakan speedboat.

Melansir laman Liputan6, danau ini memiliki keunikan tersendiri ketimbang danau lain yang ada di Kalimantan. Keunikan Danau Kakaban ini menjadi surga bagi traveler yang mencintai keindahan alam laut Indonesia. Selain suguhan wisata alam, kamu dapat menyaksikan keindahan evolusi keragaman satwa laut tercipta di Danau Kakaban.

Bukti konkret dapat ditemukan di danau air payau ini. Isolasi struktur geografis danau menciptakan karakteristik ekosistem yang berbeda dibandingkan perairan Derawan. Pulau Kakaban menjadi satu satunya danau yang dihuni ribuan ubur–ubur yang tidak bersengat. Ada empat jenis ubur-ubur di Kakaban, yakni Mastigias, Cassiopeia, Aurellia, dan Tripedalia.

Sejumlah kajian peneliti lingkungan menyebutkan, ubur-ubur Danau Kakaban telah menjalani evolusi selama ribuan tahun di lingkungan barunya. Peneliti menduga hilangnya sengat yang menjadi alat proteksi kebanyakan ubur-ubur disebabkan hilangnya predator, yakni ikan-ikan besar. Itu pula yang tidak ditemui di Danau Kakaban.

10. Gua Losan

Wisata Kalimantan Timur
Gua Losan di Kalimantan Timur (Phinemo).

Goa Losan merupakan destinasi wisata yang unik dan hanya bisa ditemukan di Kalimantan Timur. Goa ini memiliki arti ‘gua tembus’ yang merupakan terjemahan dari bahasa daerah setempat. Gua ini berada di poros jalan lintas Kalimantan Timur-Kalimantan Selatan, tepatnya di Kecamatan Muara Komam.

Masuk ke objek wisata ini akan memberikan sensasi berbeda dan luar biasa yang gak bisa kamu temui di tempat lain. Gua ini menyimpan sejuta harta berharga berupa perhiasan bebatuan alam dengan bentuk unik, bahkan aneh dan menakjubkan.

Untuk menjelajah ke dalam sini kamu akan ditemani oleh pemandu wisata lokal. Cukup membayar Rp 5 ribu saja kamu sudah bisa masuk ke dalam gua. Gua ini sangat luas dan berkelok-kelok. Jika kamu pengin menjelajah keseluruhan gua, waktu yang dibutuhkan cukup panjang yakni 10 hari. Wah! Berani gak tuh?!

Di dalam gua ini terdapat sumber mata air. Uniknya dari gua ini adalah dapat mengeluarkan bunyi yang teratur jika dipukul dengan alat musik tradisional. Untuk itu lokasi ini sering disebut batu bernada oleh masyarakat setempat. Bebatuan yang terbentuk secara alami dan murni menjadi identitas Goa Losan di Kalimantan Timur ini.

11. Pulau Maratua

Wisata Kalimantan Timur
Pulau Maratua (Shutterstock).

Ingin menyelam sekaligus berbincang dengan penduduk setempat? Datang saja ke Pulau Maratua. Pulau yang dihuni oleh suku Bajau ini menjadi salah satu lokasi menyelam terbaik di dunia.

Tak terhitung banyaknya penyelam amatir dan profesional yang menyaksikan sendiri keindahan alam bawah lautnya. Menyelam di perairan Maratua, artinya kamu bisa bebas berinteraksi dengan banyak biota laut seperti lobster, kuda laut, belut laut dan banyak lagi.

Tak menyelam pun tak masalah. Kamu masih bisa menikmati keindahan pulau ini tanpa celah. Penduduk setempat biasa menyewakan perahunya untuk mengantarmu ke tengah laut agar bisa menyaksikan keindahan dari sisi yang berbeda.

Terlalu malas bergerak? Duduk saja di tepi pantai dengan ditemani buah kelapa segar, jangan lupa bawa buku favoritmu. Kapan lagi bisa menikmati suasana tenang, semilir angin pantai menerpa wajahmu dan aroma laut yang sulit kamu temui di perkotaan?

Kepulauan Derawan adalah bukti bahwa alam Indonesia layak menjadi primadona dan perhatian dunia. Sadar akan potensi alam yang dimilikinya, pembangunan berbagai fasilitas pun mulai digencarkan, termasuk penginapan untuk kenyamanan wisatawan. Jadi, kapan berkemas dan berangkat ke Kepulauan Derawan.

Bagaimana cara berkunjung ke Kalimantan Timur

Untuk bertandang ke Kalimantan saat ini sudah cukup mudah. Transportasi udara yakni pesawat menjadi pilihan tercepat untuk datang ke suatu tempat. Penerbangan ke Bandara Sepinggan di Balikpapan dapat ditempuh dalam dua jam perjalanan.

Untuk biaya tiket sendiri dibanderol mulai dari Rp 1,2 juta. Sesampainya disana, kamu perlu menyewa kendaraan untuk mengantarkan ke objek wisata terkait. Jangan lupa riset dulu sebelum bepergian ya!

Nah itu tadi 11 objek wisata yang bisa kamu kunjungi ketika berada di Kalimantan Timur. Wisata Kalimantan Timur kian bebenah menyusul pemindahan ibu kota Indonesia ke salah satu kabupaten yang ada di provinsi ini. (Editor: Winda Destiana Putri).




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *