Pentingnya Manajemen Bisnis yang Bikin Usaha Makin Moncer

Mempelajari manajemen bisnis dapat membantu kamu mengelola dan menjalankan bisnis dengan tepat dan benar sehingga semua target dapat tercapai. 

Sadar akan pentingnya ilmu tentang manajemen bisnis ini, gak heran kalau sekarang banyak perguruan tinggi yang memiliki program studi manajemen bisnis. 

Seperti apa sih manajemen bisnis itu?

Pengertian manajemen bisnis

Sebelum mengetahui penjelasan lengkap mengenai manajemen bisnis, ada baiknya tahu dulu makna manajemen dan bisnis secara terpisah. 

Manajemen sendiri merupakan kata yang berasal dari Bahasa Perancis kuno “management” yang artinya kurang lebih adalah “seni melaksanakan dan mengatur”.

Sementara itu bisnis yang merupakan proses perencanaan hingga pengendalian kegiatan usaha yang dilakukan dengan memanfaatkan segala sumber daya yang ada dan memaksimalkan hasil yang didapatkan.

Beberapa ahli memberikan penjelasan mengenai makna manajemen bisnis, yaitu:

  • Ricky W. Griffin berpendapat bahwa manajemen bisnis adalah sebuah proses yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian dan pengendalian sumber daya untuk mencapai target dan tujuan bisnis secara efektif dan efisien.
  • Henry Fayol mengungkapkan manajemen bisnis adalah sebuah disiplin ilmu yang didalamnya ada fungsi dan gagasan utama seperti merencanakan, memerintah, mengorganisir, mengontrol dan mengkoordinir.
  • George R Terry yang maknanya kurang lebih mirip yaitu pengertian manajemen bisnis adalah suatu proses yang khusus yang di dalam proses tersebut ada tindakan-tindakan yang berupa perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan kontrol/pengawasan. Semua proses yang berisi tindakan-tindakan ini nantinya ditujukan untuk menentukan dan mencapai target yang yang telah ditentukan tersebut dengan memanfaatkan sumber daya manusia (SDM) dan sumber-sumber pendukung lainnya.

Berdasarkan beberapa pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa manajemen bisnis adalah kegiatan merencanakan, mengarahkan, mengorganisir dan mengontrol di berbagai sektor yang dimiliki perusahaan secara efektif dan efisien untuk mendapatkan hasil maksimal dalam mencapai target bisnis. 

Apa itu manajemen syariah?

Saat ini ada juga manajemen bisnis syariah. Dalam manajemen bisnis syariah, harus berdasarkan aturan-aturan agama Islam sebagaimana tertulis dalam Alquran, Hadist dan beberapa contoh yang dilakukan oleh para sahabat. 

Gak cuma itu, setiap individu yang berada dalam manajemen harus berakhlak baik menurut agama islam berdasarkan aqidah, syariah dan akhlak yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad.

Selebihnya gak ada perbedaan yang signifikan antara manajemen bisnis konvensional dan manajemen bisnis syariah hanya saja dalam manajemen bisnis syariah harus berorientasi pada kehidupan akhirat juga dan tidak melulu fokus masalah duniawi. 

Fungsi manajemen bisnis

Sebagaimana diuraikan di atas bahwa manajemen bisnis membantu dalam mencapai tujuan dalam usaha, maka ada 4 fungsi manajemen bisnis seperti yang dipaparkan oleh G.R Terry, di antaranya:

1. Perencanaan (planning)

Ibarat rumah maka perencanaan dalam manajemen bisnis merupakan pondasi yang sudah tentu harus dibangun dengan kuat agar bangunan menjadi kokoh.  

Nah, fungsi perencanaan dalam manajemen bisnis ini-lah yang nantinya akan menentukan tujuan organisasi, mengatur, dan merencanakan bagaimana cara agar tujuan tersebut dapat dieksekusi dengan tepat.  

Pada tahap ini juga seorang manajer akan memilih dan mengevaluasi dari tiap-tiap rencana yang diajukan sebelum memutuskan cara mana yang akan cocok dan terbaik jika diterapkan dalam perusahaan/organisasi untuk mencapai tujuannya.

Gak peduli seberapa besar dan kecil perusahaan tersebut, perencanaan harus tetap dilakukan lebih dari sekali, memilih, dan mengevaluasinya hingga matang.

2. Pengorganisasian (organizing)

Organizing merupakan fungsi manajemen yang berkenaan dengan suatu proses untuk merancang atau mengelompokkan dan mengatur serta membagi tugas atau pekerjaan di antara para anggota organisasi untuk mencapai tujuan organisasi dengan efisien.

Sederhananya, fungsi pengorganisasian dalam manajemen bisnis ini akan sangat membantu kamu dalam mengeksekusi dan merealisasikan perencanaan perusahaan.

Umumnya dalam sebuah perusahaan bahwa pengorganisasian dibagi berdasarkan fungsi pokok dalam perusahaan tersebut misalnya bagian pemasaran, bagian produksi, bagian keuangan, dan lain-lain. 

Dalam setiap bagian ini harus ada seorang kepala atau supervisor yang bertanggung jawab kepada atasan. 

3. Pengarahan (actuating)

Actuating merupakan fungsi manajemen yang berkenaan dengan bagaimana menggunakan pengaruh memotivasi karyawan dalam mencapai sasaran organisasi.

Meskipun karyawan sudah menyadari tugas dalam organisasi dengan baik, mereka tetap membutuhkan dorongan untuk menjaga kinerjanya. 

Dalam perusahaan, tugas pengarahan biasanya dilakukan oleh manajer masing-masing divisi dengan metode influencing dan motivating dengan memberi contoh yang positif.  

4. Pengawasan (controlling)

Controlling merupakan fungsi manajemen yang berkenaan dengan proses kegiatan pemantauan untuk menyakinkan bahwa semua kegiatan organisasi terlaksana seperti yang direncanakan dan sekaligus juga merupakan kegiatan untuk mengoreksi dan memperbaiki bila ditemukan adanya penyimpangan yang akan mengganggu pencapaian.

Fungsi ini bertujuan untuk menganalisis dan mengukur standar prestasi yang telah dicapai, kemudian membandingkan apakah prestasi yang telah dicapai sesuai dengan standar prestasi yang ditentukan. 

Gak cuma itu, dalam fungsi ini juga perlu dilakukan perbaikan jika prestasi yang diperoleh tidak sesuai dengan standar yang telah ditentukan.

Adapun untuk manajemen bisnis syariah selain empat fungsi standar tersebut, juga diatur oleh beberapa prinsip yang didasarkan pada UU No.10 tahun 1998 tentang syariah, antara lain :

  • Pembiayaan prinsip bagi hasil (mudharabah)
  • Pembiayaan berdasarkan prinsip penyertaan modal (musharakah)
  • Prinsip jual beli barang dengan memperoleh keuntungan (murabahah)
  • Pembiayaan barang modal berdasarkan prinsip sewa murni tanpa pilihan (ijarah)
  • Pemindahan kepemilikan atas barang yang disewa dari pihak bank oleh pihak lain (ijarah wa iqtina).

Jenis-jenis manajemen bisnis

Agar bisnis dapat berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan, diperlukan beberapa jenis manajemen. 

Memang beberapa perusahaan memiliki manajemen atau pengaturan yang berbeda-beda.

Namun, secara umum manajemen dalam bisnis terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu: 

1. Manajemen Keuangan

Dalam menyeimbangkan arus kas masuk dan keluar maka diperlukan manajemen keuangan.

Segala hal terkait dengan keuangan termasuk penjualan, pembelian, utang, dan piutang harus dicatat dengan baik untuk memudahkan pemeriksaan dan pembuatan laporan keuangan.

Dengan adanya manajemen keuangan maka seluruh komponen keuangan bisnis akan tertata dengan rapi yang mana akan memudahkan kamu dalam melakukan analisa bisnis kedepannya. 

2. Manajemen Sumber Daya Manusia 

Sumber daya manusia merupakan unsur paling penting dalam sebuah bisnis.

Apalagi dalam perusahaan besar tentu akan membutuhkan orang yang terlibat secara langsung di dalamnya. 

Maka dari itu, diperlukanlah manajemen SDM sebagai bagian yang mengatur dan mengelola semua orang yang terlibat dalam bisnis. 

3. Manajemen Pemasaran

Manajemen pemasaran bertugas untuk memastikan bahwa produk atau jasa bisa dinikmati oleh pengguna. 

Manajemen pemasaran sangat penting untuk menentukan strategi agar produk diterima dan menarik perhatian calon konsumen.

4. Manajemen Operasional

Manajemen operasional berhubungan dengan kegiatan sehari-hari dan produksi.

Misal operasional untuk pembuatan barang mulai dari bahan baku sampai ke mesin dan listrik.

Selanjutnya untuk belanja perusahaan seperti kertas hingga ke pantry. Semua harus diatur dengan baik agar kegiatan di perusahaan berjalan lancar. 

Perhatikan ini saat memulai menyusun manajemen bisnis

Sejauh ini sudah makin paham dengan manajemen bisnis? Nah, biar gak salah taktik dan agar tujuanmu dalam bisnis makin mudah tercapai, kamu perlu memerhatikan beberapa komponen sebelum menyusun strategi dalam manajemen bisnis-mu. Apa saja sih komponennya?

1. Pahami jenis usaha 

Apapun bisnis yang akan kamu jalankan, pastikan kamu udah paham banget jenis usaha yang kamu lakukan sejak awal, ya. 

Sebab nantinya kamu harus bisa mendeskripsikan usahamu secara jelas dan mampu dipahami secara mudah dan jelas oleh semua orang. 

Deskripsi bisnis ini mencakup bentuk usaha, produk atau jasa yang akan dijual, harga, manajemen inti, target pasar, hingga keunggulan yang dimiliki.

2. Analisis produk pesaing

Hal selanjutnya yang penting untuk dilakukan adalah melakukan analisis produk dan persaingan dagang dalam lingkup bisnismu. Analisis dibutuhkan untuk menentukan strategi yang tepat dan bentuk promosi usahamu. 

3. Lakukan pemasaran yang sesuai 

Agar bisnismu bisa dengan mudah dikenali orang lain, maka penting untuk menentukan strategi pemasaran yang tepat. 

Tentukan anggaran promosi, materi, tempat, target, hingga media untuk berpromosi.

Saat ini untuk melakukan promosi makin mudah dengan menggunakan media sosial. Buat materi promosi yang unik dan kreatif agar tepat sasaran, ya!

4. Memastikan keuangan tercatat dengan baik

Selanjutnya pastikan kamu melakukan pengecekan pada laporan keuangan usahamu.

Laporan keuangan gak harus lengkap dan rumit, yang terpenting seluruh pengeluaran dan pemasukan uang yang berkaitan dengan bisnismu tercatat dengan baik. 

Dalam membuat laporan keuangan, pastikan kamu selalu transparan. Kalau bisa pisahkan mana keuangan untuk keperluan pribadi dan untuk bisnis. 

5. Rutin melakukan evaluasi produk dan komponen lain yang terlibat dalam bisnismu

Dalam menjalankan usaha, penting untuk gak berpuas diri. Mungkin saat ini kamu memiliki SDM yang baik, produk yang laku di pasaran, dan konsumen yang loyal, tetapi itu gak akan bertahan selamanya. 

Untuk itu, selalu melakukan evaluasi pada seluruh komponen yang terlibat dalam bisnis pada jangka waktu tertentu. 

Evaluasi dilakukan untuk meminimalkan kesalahan yang lebih parah. Pertahankan semua kualitasnya sehingga bisa tetap dipercaya oleh konsumen.

Itu tadi penjelasan mengenai manajemen bisnis. Perlu diingat, penerapan manajemen bisnis harus dilakukan dengan baik sejak awal usaha dilakukan. 

Dengan menerapkan manajemen bisnis yang tepat, maka usahamu bisa berjalan dengan baik dan meminimalkan terjadinya kesalahan. Semoga berhasil! 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *